Pemasaran dan Distribusi Donat

Produk yang dapat bertahan di pasar adalah produk yang sesuai dengan keinginan segmen pasar pada umumnya. Dalam hal ini kualitas donat menjadi kuncinya dan kemasan menjadi nilai tambah bagi penjualnya. Hampir setiap hari donat bisa dipasarkan karena kue ini sudah menjadi jajanan pilihan yang bisa menggantikan sarapan pagi, bekal anak sekolah, maupun kudapan di sore hari. Donat memang sudah membudaya di masyarakat, baik di kota – kota besar maupun kecil, bahkan di pedesaan sekalipun.

A. Pemasaran dan Promosi

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memasarkan kue donat. Anda bisa menjual langsung dengan membuka took, menitip – jualkan ke toko – toko kue ata kafe, mengikuti bazaar makanan, pameran, dipasarkan keliling atau menjual berdasarkan pesanan.

Untuk yang titip jual, anda harus perhitungkan sisa donat yang tidak bisa terjual, yang akan dikembalikan kepada anda sebagai produsen. Jumlah yang dikembalikan ini harus diperhitungkan dalam komponen biaya produksi. Tidak seperti kue kering yang bisa bertahan lama dalam simpanan, donat dengan resep di buku ini tanpa pengawet hanya bisa bertahan 3 hari di suhu ruangan. Jika disimpan, dalam lemari es, donat bisa bertahan sekitar satu minggu, tetapi kenikmatannya tidak seperti donat yang baru walaupun dari rasa hampir tidak berkurang.

Selain metode penjualan tersebut, anda dapat memanfaatkan perkembangan ilmu teknologi informasi. Anda dapat menggunakan website, blog, dan mailing list untuk promosi donat. Melalui iklan dari dunia maya ini, anda bisa mempromosikan secara lebih detail donat anda.

Donat juga dilengkapi dengan cara pemesanan, batasan radius antara, minsalnya minimum Rp 100.000 bebas ongkos kirim dan pesanan paket hantaran dengan kemasan lux.

Cara ini cukup baik untuk mendapatkan pelanggan, terutama kalangan muda dan pebisnis yang selalu menggunakan computer sebagai sarana kerja mereka. Namun apapun metode penjualan yang anda lakukan, yang terpenting adalah kualitas donat anda harus baik, higienis, bisa dipertanggungjawabkan., dan harga terjangkau. Oleh karena itu, tentukan harga jual yang bersaing dengan produk sejenis. Jika donat anda lebih mahal dari pesaing, konsumen akan lari ke produk pesaing yang harganya lebih murah. Selain itu, jaga kualitas produk, jangan sampai kadaluarsa apalagi apek dan berjamur.. Sekali saja konsumen mendapat donat yang dibeli ternyata sudah tidak layak konsumsi, maka ia tidak akan pernah lagi membeli.

Untuk menyiasati harga juali ini, anda dapat melakukan cara berikut. Jika target pasar menengah ke atas, gunakan bahan kelasu satu karena mereka lebih mementingkan rasa dan kemasan yang menarik. Konsumen menengah ke bawah, lebih suka jumlah yang banyak dengan harga yang murah. Siasati semua itu dengan menggunakan bahan kelas dua, tetapi dengan rasa yang masih enak dan penampilan tetap menarik. Untuk mendukung pemasaran, lakukan promosi. Promosi bisa dilakukan dengan beragam cara, tetapi tujuannya hanya satu, yaitu agar produk dikenal masyarakat dan laku di pasaran. Untuk produk skala besar, biasanya perusahaan menyosialisasikan produknya di media cetak dan elektronik. Namun untuk skala rumahan, anda cukup memasang spanduk dan menyebar leaflet atau brosur. Jangan lupa untuk selalu mengikutsertakan donat buatan anda di berbagai kesempatan, seperti arisan, acara kumpulan keluarga, ulang tahun ulang tahun, pameran, bazaar makanan, dan festifal. Sebaiknya, promosi atau publisitas ini dilakukan secara rutin agar konsumen selalu ingat dengan produk anda. Program diskon atau paket juga bisa menjadi sarana promosi yang efektif. Namun ingat, jangan sampai menurunkan kualitas produk karena pembeli akan kapok dan merasa ditipu oleh anda.

B. Distribusi 

Donat yang dijual dengan model titip – jual lebih mudah dikontrol pendistirbusiannya. Dalam sehari, anda dapat mengecek kualitas donat secara langsung. Donat – donat yang tidak habis terjual biasanya langsung dikembalikan pada anda sebagai produsen dan esok harinya dapat langsung diganti dengan produk yang baru.

Pastikan donat – donat tersebut ditempatkan dalam wadah atau container yang sekaligus sebagai tempat untuk memajang donat sehingga tidak dipindah – pindah ke wadah yang lain sehingga donat tidak rusak. Jangan lupa sediakan garpu atau penjepit kue untuk mengambil donat. Tidak ketinggalan sertakan kantong atau kardus donat anda sehingga pembeli menerima donat anda dalam kemasan yang bersih

Sebaiknya tempat donat anda tidak tertutup oleh barang – barang atau kue – kue lain, serta pastikan donat anda mudah terlihat dan terjangkau pelanggan. Tak lupa cantumkan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluwarsa. Dengan demikian pelanggan yakin mendapatkan donat lezat yang layak dikonsumsi, tanpa khawatir kualitas donat sudah tidak bisa dipertanggungjawabkan lagi, misalnya donat sudah tengik dan berjamur.

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *