Strategi Pemasaran dan Distribusi

A. Perhitungan harga jual

Perhitungan yang cermat menentukan maju- mundurnya suatu usaha. Dengan memiliki perhitungan harga jual, anda dapat menentukan laba yang dihasilkan. Biasanya, perhitungan harga jual dihitung dari besarnya total biaya produksi yang dikeluarkan ditambah keuntungan yang anda kehendaki. Untuk skala home industry biaya produksi meliputi biaya pembelian bahan – bahan donat, listrik / gas atau minyak tanah, tenaga kerja, transportasi, dan kemasan. Namun jika usaha mulai membesar maka harus diperhitungkan komponen investasi, biaya operasional dan pemasaran, serta komponen risiko atau reject jika tidak terjual habis.

Harga jual ini juga bisa disesuaikan dengan segmen pasar yang dituju. Anda dapat menyiasatinya dengan berbagai cara untuk menekan harga jual, seperti membeli bahan yang tahan lama dalam jumlah besar dan langsung ke distributor atau menggunakan bahan – bahan sesuai segmen pasar yang dituju. Meskipun begitu, pastikan kualitas donat anda selalu tetap terjaga.

Berikut ini ilustrasi perhitungan modal untuk pembuatan 1 resep donat dengan hasil 40 buah. Asumsinya tenaga yang membantu 1 orang bergaji Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu) per bulan atau Rp 25.000 per hari.

Biaya tidak tetap :

Tepung terigu khusus untuk donat
Ragi instan
Gula pasir
Gula halus
Garam
Susu bubuk (dicairkan)
Telur ayam
Margarin tawar
Minyak goreng
Rp 8.000.
Rp 2.000
Rp 1.000
Rp 2.000
Rp 50
Rp 2.500
Rp 3.000
Rp 1.000
Rp 8.000

 

Biaya tetap :

Bahan bakar dan listrik
Gaji karyawan per hari
Transportasi
Penyusutan / pemeliharaan alatTotal biaya
Rp 10.000
Rp 25.000
Rp 20.000
Rp 10.000Rp 65.000

 

Total biaya keseluruhan :

Biaya tidak tetap dan biaya tetap = Rp 28.550 + Rp 65.000
= Rp 93.550

 

Diperlukan biaya Rp 93.550 untuk produksi 40 buah donat. Jadi modal tiap donat adalah rp 93.550 : 40 = Rp 2.338 jika harga jual per donat adalah Rp 3.000 maka anda mendapatkan keuntungan Rp 662 per donat

Jika 40 donat terjual habis maka total keuntungan adalah Rp 622 x 40 = Rp 26.480

Sebaiknya, pengambilan keuntungan tetap mempertahankan harga jual yang bisa bersaing dengan pasaran. Jika produksi banyak maka pengambilan keuntungan yang kecil akan menghasilkan keuntungan yang besar karena produksi dilakukan secara masal. Jika produksi kecil maka pengambilan keuntungan disarankan lebih besar, tetapi pada kisaran wajar, yaitu 15% – 30%.

Jika usaha anda bertambah besar, berikut ini ilustrasi perhitungan modal untuk pembuatan 10 resep donat dengan hasil 400 buah. Asumsinya tenaga yang membantu 3 orang bergaji Rp 600.000 per bulan atau Rp 20.000 per hari

Biaya tidak tetap :

Tepung terigu
Ragi instan
Gula pasir
Gula halus
Garam
Susu bubuk (dicairkan)
Telur ayam
Margarin tawar
Minyak goreng
Total Biaya tidak tetap :
10 x Rp 8.000
10 x Rp 10.000
10 x Rp 1.000
10 x Rp 2.000
10 x Rp 50
10 x Rp 2.500
10 x Rp 3.000
10 x Rp 1.000
10 x Rp 8.000
= Rp 80.000
= Rp 20.000
= Rp 10.000
= Rp 20.000
= Rp 500
= Rp 25.000
= Rp 30.000
= Rp 10.000
= Rp 80.000
= Rp 275.500

 

Biaya tetap :

Kemasan plastic
Tenaga kerja 3 x @Rp 20.000
Bahan bakar gas dan listrik
Transportasi (untuk belanja dan pendistribusian)
Penyusutan / pemeliharaan alat
Total biaya
Rp 20.000
Rp 60.000
Rp 20.000
Rp 20.000
Rp 10.000Rp 130.000

 

Total biaya keseluruhan :

Biaya tidak tetap dan biaya tetap = Rp 275.500 + Rp 130.000
= Rp 405.500

 

Diperlukan biaya Rp 405.500 untuk produksi 400 buah donat. Jadi modal tiap donat adalah Rp 405.500 : 400 = Rp 1.013. Jika harga jual per donat Rp 1.400 maka anda mendapatkan keuntungan Rp 387 per donat

Jika 400 donat terjual habis maka total keuntungan = Rp 387.000 x 400 = Rp 154.800 Keuntungan per bulan berarti 26 (hari kerja) x Rp 154.800 = Rp 4.024.800

Untuk mendapatkan keuntungan lebih besar lagi maka :

  1. Anda harus memproduksi lebih banyak lagi dengan cara efisien belanja hingga bisa memproduksi lebih banyak lagi,
  2. Efisien tenaga kerja,
  3. Giat memasarkan produk dan selalu mencari pelanggan baru, serta
  4. Mencari tempat – tempat baru untuk dititip – jual

B. System pembayaran 

Untuk pemasaran model titip – jual, biasanya system pembayaran dilakukan dalam sehari. Produsen menerima pembayaran donat – donatnya yang terjual. Namun untuk penjualan di toko sendiri, biasanya dilakukan pembayaran dengan system cash atau tunai. Cara ini lebih baik karena perputaran uang lebih cepat dan aman, terhindar dari resiko penipuan atau pembayaran yang menunggak. Jangan lupa untuk memberi diskon pada saat pembelian dalam jumlah besar.

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *